Hari ini adalah hari kedelapan proyek sayang semua. Pada
hari kedelapan, Mas dan Adek belajar menyayangi binatang. Menyayangi binatang
sebenarnya sudah banyak dipraktekkan sebelumnya. Hari ini kami belajar
menyayangi binatang melalui review kegiatan apa saja yang telah mereka lakukan
dengan binatang. Sudahkan semua mencerminkan sayang binatang?
Selama musim panas lalu, Mas dan adek sangat senang karena
bisa bertemu dengan berbagai macam binatang. Maklum, musim salju dan semi
mereka seringnya melihat burung gagak dan kucing tetangga yang lewat saja.
Musim panas adalah surganya serangga. Semua serangga keluar. Dan anak-anak pun
senang. Di berbagai toko dijual alat penangkap serangga, kotak, makananan,
bahkan asesoris rumah serangga pun ada. Tak ketinggalan Mas Ozi pun punya alat
penangkap dan kotak serangga.
Hampir tiap hari kami berburu serangga. Mas Ozi yang bawa
alat penangkap dan adek yang bawa kotaknya, begitu saja tiap hari. Hafal saja
mereka jam-jam untuk ke taman. Bagaimana seorang ibu macam sy bisa menolak
ajakan mereka dengan wajah ceria? Hehehe... Akhir musim panas terlihatlah saya
tidak makin putih di Jepang, tapi makan eksotis! Secara musim panas disana
benar-benar panas :D
Ada beberapa aturan yang kami terapkan saat menangkap
serangga. Pertama, serangga harus ditangkap dengan cara baik-baik.
Alhamdulillah alat penangkap serangga aman digunakan karena berupa jaring saja,
jadi tidak menyiksa. Cara mengambil mas juga terbilang halus. Doi pegang
jaringnya dan pintu kotak serangga dibuka adek. Jadi serangga tidak terpencet.
Selain itu, sebenarnya Mas Ozi takut pegang serangga, hehe. Hanya suka tangkap
dan lihatin aja. Serangga yang ditangkap natara lain capung, jangkrik,
kuwagata, belalang. Bedanya hewan-hewan disini lebih jinak lho, mudah sekali
ditangkap. Nda saja bisa tangkap capung menggunakan tangan dengan mudah. Nah,
kedua jangan lupa kasih makan serangga. Kami beli jelly khusus serangga di
D**so. Baru tahu lho kalau ada jelly serangga. Selain diberi jelly juga
ditambah daun-daun. Sebagai bentuk sayang, kami beli tanah dan dahan-dahan
untuk asesoris. Aturan ketiga, kalau sudah beberapa hari serangga dilepaskan
biar bisa bebas lagi. Jangan sampai hewan mati karena kita kan sayang binatang.
Di rumah yangkung banyak hewan. Hari pertama Mas Ozi dan
adek seneng banget lihat ayam. Adek yang paling seneng, seperti gak pernah
lihat ayam, hihihi. Ada banyak serangga lain seperti jangkrik kecil, laron,
semut, kecoa, dan masih banyak lain. Bangun tidur, mau tidur, mau makan, apapun
kegiatannya pasti bilang “lihat ayam”. Apalagi ada anak ayam yang baru menetas.
Lucu banget. Kecil-kecil. Mas Ozi bantu kasih makan dan minum ayam. Doi gak takut
lho. Berbeda dengan adek yang suka lihat tapi takut kalau didekati ayam,
hihihi.
Beberapa hari lalu Nda belikan ikan hias dari pasar. Mas Ozi
dan Adek juga ikut ke pasar. Ikan boleh dimakan, daging juga boleh asal penyembelihannya
sesuai dengan syariat yang dianjurkan agama. Binatang diciptakan Allah untuk
dimanfaatkan manusia. Nah, kita harus menyayangi binatang dengan memanfaatkan
secukupnya dan berperilaku baik pada hewan.
“Ikan hias yang dibelikan Nda harus dirawat dengan baik ya
Mas Ozi dan Adek. Dikasih makan ya”
“iya. Ozi nanti rajin kasih makan”
“iya. Maem”, kata Adek
“alhamdulillah... sayang binatang ya”
Kami berharap Mas Ozi dan adek bisa menyayangi binatang. Jaman
sekarang banyak sekali orang yang bersikap tidak baik pada hewan yang
terpenting mendapat keuntungan. Binatang sama-sama makhluk ciptaan Allah, kita
sebagai manusia yang berakal dan beriman harus memperlakukan hewan dengan baik.
Mas dan adek belajar bersama Nda tentang beberapa hal yang bisa dilakukan dalam
menyayangi binatang, antara lain:
- Mengambil manfaat secukupnya
- Memberikan makanan dan minuman cukup
- Menolong binatang
- Memelihara bianatang dengan kasih sayang
- Tidak mengganggu dan menyiksa binatang
Alhamdulillah untuk hari ini. Kita lanjut belajar besok ya
untuk menyayangi tumbuhan J
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam
No comments:
Post a Comment